ORMAS GMBI SUMEDANG, SELAIN WAJIB LAPOR,2 KALI SEMINGGU,JUGA MENDAPATKAN BIMIBINGAN KE AGAMAAN DI MAKO POLRES SUMEDANG

SUHAYA HIDAYAT/JUSYAN MEDIA.

* ORMAS GMBI SUMEDANG, SELAIN WAJIB LAPOR,2 KALI SEMINGGU,JUGA MENDAPATKAN BIMIBINGAN KE AGAMAAN DI MAKO POLRES SUMEDANG.

SUMEDANG,- Ormas GMBI dikenakan wajib lapor seminggu dua kali dan mendapatkan bimbingan/ tausiyah mengenai agama dan melaksanakan korve di wilayah kota Sumedang. kegiatan dilaksanakan dari pukul 09.00 Wib.bertempat di Halaman Mako Polres Sumedang.Kamis.9/2/2022.

Disampaikan Kapolres AKBP Eko Prasetyo mengatakan, kegiatan Wajib Lapor bagi Anggota LSM GMBI Distrik Sumedang Pasca Aksi unjuk rasa di Mako Polda Jabar. Jumat (04/02/22 ).waktu lalu.

” Wajib Lapor dikenakan selain kepada anggotanya juga dikenakan terhadap ketua GMBI YUDI TAHYUDIN SUNARJA, dan pada wajib lapor kali ini di hadiri oleh 134 anggota GMBI Distrik Sumedang.

” Setelah pelaksanaan Apel Wajib lapor,Ormas GMBI di berikan tausyiah di mesjid Al Hidayah Polres Sumedang, setelah itu Ormas GMBI melaksanakan korve di seputaran kota Sumedang antara lain di Taman telor dan Bunderan alam sari Sumedang.tuturnya.

Dikatakan Kapolres,Ormas GMBI yang kemarin melakukan pengrusakan waktu demo anarkis di Polda dikenakan wajib lapor seminggu 2x di Polres Sumedang yaitu hari Senin dan hari Kamis.

” kegiatan ini didahului dengan kegiatan tausiah karena banyak dari anggota GMBI ini yang terlibat penyalahguaan narkotika maupun anak-anak putus sekolah sehinga hilangnya figur keteladanan dalam keluarga yang membuat mereka terjerumus dalam kegiatan-kegiatan yang negatif.

” element GMBI ini adalah termasuk elemen masyarakat yang cukup besar di Sumedang sehingga mereka perlu diarahkan ke arah jalan yang positif sehingga lebih bermanfaat bagi masyarakat Sumedang.

” sehinga setiap kali mereka melaksanakan wajib lapor di Polres Sumedang,mereka akan dilanjutkan dengan kegiatan kerja sosial,kemungkinan akan kembali mengangkat citra GMBI kearah yang lebih positif,

” dan untuk menyadarkan mereka bahwa mereka akan lebih bermanfaat bagi masyarakat dengan hal-hal seperti ini,sejauh ini responnya sangat positif baik dari pemerintah daerah maupun ormas sendiri dan mereka sadar betul. Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *