Sumedang mendapat giliran pertama sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan Pengajian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK)

Warta Insun Medal

Dra. Yusantie Mariyam

 

Sumedang mendapat giliran pertama sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan Pengajian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jawa Barat secara hybrid.

Hal itu diungkapkan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Kamil atau yang lebih akrab dipanggil “Ibu Cinta” saat menghadiri secara langsung Pengajian TP PKK Jawa Barat yang pertama di Gedung Negara, Rabu (2/3).

“Biasanya kami melaksanakan secara full virtual. Untuk kali ini saya langsung hadir di Sumedang untuk mengikuti pengajian rutin ini. Tentunya ini menjadi awal dari silaturahmi menebar kebaikan bagi lintas kabupaten/kota,” ujar istri Gubernur Ridwan Kamil tersebut.

Seiring dimulainya pengajian tersebut dari Sumedang, ia pun berharap Sumedang menjadi yang terdepan dalam memberikan kemaslahatan bagi umat.

“Semoga kegiatan ini mampu memberikan dampak yang yang signifikan bagi para perempuan, khususnya di Kabupaten Sumedang selaku tuan rumah,” tuturnya

Ia menambahkan, pengajian itu merupakan program rutin sebulan sekali di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat untuk menggerakkan TP PKK Kabupaten/Kota agar terus menjalan program PKK yang lebih baik ke depannya.

“Kegiatan ini tidak hanya merupakan kegiatan keagamaan saja, namun juga menjadi bagian untuk sosialisasi berbagai macam program kepada para anggota PKK,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati H Dony Ahmad Munir mengucapkan terima kasih kepada  “Ibu Cinta” yang telah datang ke Kabupaten Sumedang dan menjadikan Sumedang sebagai yang pertama dalam penyelenggaraan pengajian di Jawa Barat yang dihadiri langsung.

“Ini merupakan satu kebanggaan bagi Kabupaten Sumedang. Tentunya kegiatan ini diharapkan dapat mencapai sasaran dan target ke depannya, ” tutur Bupati.

Selain sebagai wahana untuk bersilaturahmi, diharapkan pula kegiatan tersebut menjadi ‘washilah’ meningkatkan keimanan dan ketaqwaan melalui peningkatan ilmu agama.

Bupati juga mengapresiasi atas diberdayakannya kaum perempuan melalui program Sekoper Cinta yang dilakukan TP PKK Provinsi Jabar dan telah banyak membawa perubahan.

“Pogram Sekoper Cinta ini dapat meningkatkan pengetahuan yang luas, pengalaman, sikap mental yang kuat dan keterampilan sebagai bekal kaum perempuan di masyarakat,” jelas Bupati.

Terakhir Bupati meminta kepada Tim penggerak PKK kabupaten Sumedang untuk menjalankan 10 Program Pokok PKK dan 8 Fungsi Keluarga.

“Tentunya keberhasilan kabupaten berawal dari keluarga karena keluarga merupakan basis utama  pembangunan di Negara kita,” katanya.

Ketua TP PKK Kabupaten Sumedang Susi Gantini menyebutkan, kegiatan pengajian merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di hampir semua tingkatan TP PKK.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana syi’ar agama sekaligus sosialisasi atau penyuluhan berbagai informasi  program-program PKK,” tuturnya.

Ia pun berharap kehadiran Ibu Ketua TP PKK Provinsi Jabar di Sumedang bisa memberikan makna yang luas dan mendalam khususnya bagi TP PKK Kabupaten Sumedang.

“Semoga kehadiran Bu Cinta membawa kebaikan umumnya bagi masyarakat Kabupaten Sumedang dalam meningkatkan kualitas kaum perempuan berawal dari kekuatan iman,” ucap Susi.

Pengajian diisi ceramah yang disampaika  oleh Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur Sumedang Hj Lilis Santika Nur, MH  dan da’i nasional KH Asep Sudarman, M.Ag (Asep Anom).

Tampak mengikuti kegiatan tersebut, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Sumedang Samantha Dewi, Ketua DWP Kabupaten Sumedang Yanti Krisyana Dewi, para istri unsur Forkopimda,  para Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa se-kabupaten Sumedang, serta undangan lainnya yang mengikuti melalui Zoom Meeting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *